Selasa, 30 Agustus 2016

MUKIDI MENOLONG NENEK

Nenek : Mas Mukidi, tolong nenek dibelikan ampop sama perangko kilat, ya. Ini uangnya.. Mukidi: Iya, mbah. Memangnya mau kirim surat sama siapa? Nenek: Ssst, rahasia ya, itu mantan Nenek waktu SMA dulu... Mukidi: Ini mbah amplop dan perangkonya! Nenek: Bisa minta tolong lagi ndak? Mukidi: Siap,mbah. Mengirimkan ke kantor pos kan? Nenek: Bukan. Tolong tuliskan suratnya ya, nenek yang mendiktekan. Ini kertasnya. Setelah selesai, surat akan dimasukkan amplop oleh Mukidi, tetapi nenek mencegahnya. Nenek: Jangan dimasukkan dulu. Ada yang kurang, tulis NB.. Mukidi: Ya, NB. Apa isinya mbah? Nenek: tulis begini: Maaf, tulisan tangan Neng Geulis sekarang jelek. Mukidi: ???!!! (tepok jidatnya sendiri)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar